Robot Humanoid Honda Genap Berusia 20 Tahun

Robot humanoid buatan Honda, ASIMO pada tahun ini genap berusia 20 tahun. Padahal pengembangannya sudah dihentikan semenjak 2018, kehadirannya sudah berkontribusi terhadap pelbagai teknologi canggih yang digunakan pada produk massal Honda.

ASIMO yakni singkatan dari Advanced Step in Innovative Mobility. Sebagai robot Humanoid, Honda mengonsentrasikan pengembangannya terhadap cara berjalan dengan dua kaki (bi-pedal), pengenalan lingkungan dan interaksi terhadap lingkungannya. Teknologi yang dikembangkan untuk ASIMO bahkan berkontribusi terhadap pelbagai teknologi cerdas, seperti cara kontrol kendaraan beroda empat Vehicle Stability Assist, cara keseimbangan pada sepeda motor, sampai sensor untuk kendaraan otonom.

Pengerjaan perancangan ASIMO sudah menghabiskan waktu yang cukup panjang semenjak 1986. Kala itu, Honda merancang struktur yang menyerupai kaki manusia untuk robot pertamanya yang diberi nama E0, dan berhasil menjadikan langkah kaki yang berimbang dan teratur.

Namun, dikala itu dibutuhkan waktu lima detik untuk mahjong ways melangkah bergantian dari satu kaki ke kaki lainnya, dan robot E0 hanya bisa berjalan lurus kedepan. Hingga tahun 1993, Honda terus melakukan penyempurnaan pada struktur kaki di sebagian generasi robot selanjutnya, mulai dari macam E1 sampai E6. Hasilnya, langkah kaki robot menjadi lebih kencang dan gerakannya tampak lebih alami layaknya manusia.

Menjelang periode 1994, Honda mulai merancang robot secara utuh mulai dari kaki sampai tangan dan kepala, yang diberi nama P1 sampai P3. Perjalanan selama 14 tahun tersebut membawa kelahiran ASIMO untuk pertama kalinya pada 2000. Dengan tinggi 120 cm dan lebar 45 cm, robot mungil ini sudah bisa melangkah ke pelbagai arah dengan dibantu sebuah kontrol terpisah. Pas setahun setelahnya, robot ASIMO dirancang semakin canggih. ASIMO sudah cakap menaiki dan menuruni si kecil tangga. Hingga walhasil di tahun 2011, kecerdasan ASIMO semakin meningkat. ASIMO bisa berdaya upaya dan bergerak secara mandiri tanpa dioperasikan oleh manusia. Dengan sensor audio visual yang semakin canggih, robot ASIMO bisa mengenali suara sebagian orang secara beriringan dikala mengobrol dalam sebuah grup.

ASIMO juga bisa mendeteksi pergerakan orang-orang dikala sedang berjalan, kemudian secara otomatis berjalan ke arah berbeda untuk menghindari tabrakan. Kecuali itu, ASIMO juga sudah bisa melakukan gerakan meloncat, melangkah mundur, atau berjalan diatas permukaan yang tidak rata, serta melakukan tugas-tugas sederhana seperti menuangkan minuman, menyokong troli atau menyambut dan mengantar tamu ke ruangan yang dituju. Pada 2018, Honda menghentikan pengembangan ASIMO untuk fokus terhadap teknologi robotik selanjutnya. Padahal demikian, pelbagai teknologi dari ASIMO akan terus digunakan dalam pengembangan fitur-fitur canggih dalam produk massal Honda di masa depan.